Sorry ya Adminnya lagi sibuk nyari kerja.. jadi jarang online ^^

Dulu Speaker hanya untuk Orang Kaya



Speaker sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Suara bersih, dengungan berkekuatan besar, dan tampilan yang apik antara lain menjadi jaminan sebuah speaker dipilih.

Speaker sendiri sebenarnya sudah ditemukan sejak akhir abad ke-18 dan terus mengalami proses penyempurnaan hingga sekarang. Alexander Graham Bell-lah yang mematenkan loudspeaker elektrik pertama kalinya pada telepon miliknya di tahun 1876. Kemudian pada tahun-tahun selanjutnya beberapa perusahaan mencoba membuat dan memasarkan loudspeaker ke seluruh dunia.

Di awal 1900-an, speaker dibuat dengan menggunakan elektromagnet. Bahan pembuat speaker yang satu ini dikenal terbaik karena menghasilkan suara yang sangat keras. Namun sayangnya, harga speaker elektromagnet ini sangat mahal, sehingga hanya mampu dibeli oleh segelintir orang. Hanya orang sangat kaya yang mampu memilikinya.

Sekitar tahun 1930-an, produsen semakin menyempurnakan speaker dengan lebih baik. Hasilnya, gabungan dua dan tiga bandpasses senilai driver untuk meningkatkan frekuensi respon dan tingkat tekanan suara mampu diciptakan dan diperkenalkan oleh Metro-Goldwyn-Mayer dalam film The Horn Sistem Shearer untuk Teater pada tahun 1937.

Selanjutnya pada tahun-tahun kemudian, produsen speaker di seluruh dunia berinovasi untuk menghasilkan speaker yang bermutu tinggi, dengan teknik bermutu, namun dengan bahan yang seminimal mungkin. Saat ini ukuran speaker semakin kecil, compact, tapi berdaya saing tinggi karena semakin berkualitas.


Artikel Terkait:



Responses

0 Respones to "Dulu Speaker hanya untuk Orang Kaya"

Posting Komentar

 
Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources

Statistik

POPULER

Return to top of page Copyright © 2011 | Jeal Converted into Blogger Template by HackTutors